Mahasiswa Riau Demo Minta Cukong Illegal Logging Ditangkap
Senin, 28 Feb 2005 12:13 WIB
Pekanbaru - Sekitar 100 mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Riau (AMPER) berunjuk rasa meminta Gubernur Riau Rusli Zainal dalam tempo 3X24 jam menangkap cukong illegal looging.Mahasiswa melakukan long march menuju kantor sementara gubernur Riau di Jalan Diponegoro, Riau, Senin (28/2/2005). Awalnya, mahasiswa mengira gubernur sedang dilantik sebagai ketua KONI Riau oleh Agum Gumelar. Setelah berorasi beberapa menit, barulah mahasiswa mengetahui yang bersangkutan sedang membuka acara koordinasi sosialisaasi pilkada di Hotel Aryaduta. Sontak mahasiswa balik badan dan bergegas menuju Hotel Aryaduta yang hanya berjarak 100 meter dari kantor gubernur.Saat hendak memasuki halaman hotel, mahasiswa dihadang beberapa polisi dan satpam. Akhirnya, mahasiswa diizinkan berdemo di halaman hotel.Dalam orasinya, mahasiswa menuding Gubernur Riau Rusli Zainal sangat lamban mengatasi kebakaran Hutan dan hingga kini tidak ada satu perusahaan perkebunan, pemilik HPH, HTI yang berhasil dibawa ke pengadilan.Lazimnya aksi, mahasiswa membentangkan poster dan spanduk bertuliskan Daftar Penjahat Hutan di Riau yang terdiri dari 5 perusahaan, yakni Dinas Kehutanan Provinsi Riau, PT Riau Andalan Pulp and Paper, PT Indah Kiat Pulp and Paper. Kedua perusahaan ini perusahaan terbesar pembuat kertas di Asia, PT Arara Abadi dan PT sinar Mas Grup.Aliansi mahasiswa mendesak gubernur Riau untuk mengusut dan menindak tegas pelaku illegal logging dan pembakaran hutan dalam tempo 3X24 jam serta segera mengevaluasi pemberian izin HPH kepada perusahaan."Kalau tanggapan kami tidak dipedulikan oleh gubernur maka kami akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi," kata salah seorang orator.Mahasiswa juga mendesak gubernur memberhentikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau Asral Rahman karena gagal mengatasi bencana asap."Riau lagi bencana asap, kepala dinas kehutanan justru sibuk mencari dukungan di Bengkalis," ujar mahasiswa.
(aan/)











































