Bentrokan terjadi Senin sekitar pukul 13.30 Wita (14/9/2015). Kedua kelompok mahasiswa yang sudah sering bentrok ini terlibat perang batu dan juga membawa ketapel panah, hingga berlanjut di luar kampus mereka.
Beberapa warga terkena lemparan batu. Seperti yang dialami Nisa, penjual es teler di depan kampus UNM yang terkena lemparan batu mahasiswa di kepalanya saat berjualan es.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Tamalate Kompol Suaeb Majid pada detikcom menyebutkan keributan dua kelompok ini masih berkaitan dengan bentrokan yang terjadi pada Kamis lalu (10/9) yang disebabkan persoalan sepele.
"Tadi sempat kami amankan seorang mahasiswa pelaku bentrokan, tapi sudah kami lepaskan lagi, kami hanya berikan pengarahan agar tidak bentrok lagi," pungkas Suaeb.
Situasi kampus yang sebelumnya IKIP Ujung Pandang ini sudah mulai terkendali. Anggota Polsek Tamalate dibantu Satpam kampus berjaga-jaga di sekitar pintu masuk kampus UNM Parangtambung.
(mna/dra)











































