Namun Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menepis isu itu. Dia menegaskan Munas ke-4 PKS bukan ajang bersih-bersih loyalis Anis. Hidayat menegaskan DPP PKS yang dipimpin Sohibul Iman masih memakai para tokoh yang sebelumnya ada di kepengurusan PKS Anis Matta.
"Pak Anis sendiri kan masih menjadi pengurus sebagai Ketua Bidang Kerja Sama Internasional. Di jajaran pengurus inti juga masih sama, Ketua Dewan Syariah sama dengan di zamannya Pak Anis, tetap Pak Surahman Hidayat, Sekjen juga tetap Taufik Ridho, Ketua MPP zamannya Pak Anis sekarang jadi Sekretaris Majelis Syuro. Ketua Fraksi PKS DPR juga tetap Pak Jazuli," papar Hidayat saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biar beliau fokus sebagai Wakil Ketua DPR," ujar Wakil Ketua MPR ini.
Selain itu, Hidayat menjelaskan memang ada perubahan struktur kepengurusan DPP PKS. Wasekjen yang semula ada empat dipangkas tinggal jadi tinggal satu. Satu-satunya kursi wasekjen itu diduduki oleh Mardani Ali Sera.
"Kebijakan presiden partai, sekjen hanya dibantu satu wasekjen. Jadi nanti sekjen fokus internal partai, maka satu wasekjen akan mengurus keluar, yang akan dipegang oleh juru bicara kepengurusan PKS sebelumnya, yaitu Pak Mardani Ali Sera," papar Hidayat. (tor/dnu)











































