Banjir Bandang, Enam Rumah di Padang Hanyut
Senin, 28 Feb 2005 11:55 WIB
Padang - Hujan lebat yang mengguyur kota Padang sejak Minggu (27/2/2005) sore kemarin menyebabkan sungai Batang Idas di kelurahan Batu Gadang, kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) meluap. Akibatnya, 6 (enam) rumah dan dua mobil hanyut serta pemukiman warga digenangi air bercampur lumpur dengan tinggi sekitar satu meter.Berdasarkan pantauan detikcom, Senin (28/2/2005), sampai pukul 11.00 WIB ratusan warga yang biasanya bermukim di sepanjang tepi sungai Batang Idas masihmengungsi ke lokasi yang lebih tinggi di sekitar tempat tinggal mereka. Sementara, enam rumah dan dua mobil yang hanyut saat ini tersangkut di bawahJembatan Lori milik PT Semen Padang.Menurut keterangan warga, Sungai Batang Idas sudah meluap sejak pukul 18.30 WIB, Minggu (27/2/2005). Luapan air yang bercampur lumpur dan dahan-dahan kayu itu mencapai 20 meter dari sisi kiri dan kanan sungai. Selain merendam rumah warga, banjir tersebut juga mengakibatkan sebuah Tower Lori milik PT Semen Padang dan jembatan yang menghubungkan pabrik tersebut dengan tambang semen di bukit Karang Putih nyaris ambruk."Air bah datang tiba-tiba sekitar pukul 18.30 WIB dan disusul lagi sekitar pukul 19.00 WIB. Selain rumah, banjir juga telah merusak sekitar enam hektar sawah milik kami," ujar Hendra Tauren, salah seorang warga ketika ditemui di sekitar lokasi banjir.Berdasarkan keterangan yang dihimpun detikcom, tidak ada laporan adanya korban jiwa dari kejadian ini. Namun, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
(asy/)











































