Kuasa Hukum Sebut Nursalim Tak Ada Niat Membunuh Yoshimi, Tapi Mencuri

Pembunuhan WN Jepang

Kuasa Hukum Sebut Nursalim Tak Ada Niat Membunuh Yoshimi, Tapi Mencuri

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Senin, 14 Sep 2015 13:21 WIB
Kuasa Hukum Sebut Nursalim Tak Ada Niat Membunuh Yoshimi, Tapi Mencuri
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Nursalim disebut memang niat mencuri barang milik Yoshimi Nishimura. Namun Nursalim tidak berniat membunuh wanita Jepang yang tewas di Apartemen Casagrande tersebut.

"Perencanaan pencurian ada, tapi kalau perencanaan pembunuhan nggak ada. Belum mengarah ke pasal 340 (pembunuhan berencana)," ujar kuasa hukum Nursalim, Krisna Murti saat jumpa pers di Apartemen Casagrande, Tebet, Jaksel, Senin(14/9/2015).
Kuasa hukum Nursalim gelar jumpa pers. Foto: Yudhistira/detikcom


Krisna mengatakan motif kliennya mencuri hanya ingin membahagiakan orang tuanya. Karena selama ini rumah orang tuanya jelek dan atapnya sering bocor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pasti dia bukan orang profesional untuk membunuh. Percakapannya dengan korban menggunakan bahasa Indonesia," imbuhnya.

Menurut Krisna dari rekonstruksi yang dilakukan polisi, Nursalim tidak mempersiapkan alat seperti pisau atau tali untuk membunuh Yoshimi. Krisna kembali menegaskan bahwa pembunuhan tidak dilakukan secara terencana.

"Akan berbeda kalau direncanakan seperti sudah siap pisau, atau tali. Sampai detik ini dari hasil rekonstruksi belum dilihat terencana. Memang pencuriannya sudah direncanakan. Kalau berapa lamanya, berdekatanlah," ungkapnya.

Nursalim bukan pertama kalinya membantu Yoshimi. Yoshimi diketahui pernah komplain kepada Nursalim terkait bantuannya tersebut.

"Kenapa korban minta tolong ke Nursalim, karena sebelumnya korban pernah komplain kepada tersangka soal kunci juga. Ini sudah ketiga kali. Tersangka nggak ada kedekatan apa-apa. Hanya sebatas satpam dan penghuni. Kita juga masih mendalami apakah pelaku tunggal atau dibantu," paparnya.

Krisna juga membantah bahwa Nursalim melakukan kekerasan seksual terhadap Yoshimi. Nursalim mengaku memang hanya butuh uang korban untuk biaya perbaikan rumah orang tuanya.

"Klien kami juga tak melakukan kekerasan seksual. Tersangka juga sempat bilang ke korban bahwa dia maunya duit korban saja bukan lainnya saat mencekik," tuturnya.

"Sebelumnya kami curigai bahwa TKP-nya rapih karena mungkin ada kedekatan antara TSK dan korban. Tapi ternyata nggak ada. Korban ini kita ketahui penyelam. Fisik dan napas bagus. Sampai saat ini kami masih dalami kejadian ini," tutupnya. (ega/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads