Abbas Tegaskan Tak akan Tolerir Serangan terhadap Israel

Abbas Tegaskan Tak akan Tolerir Serangan terhadap Israel

- detikNews
Senin, 28 Feb 2005 11:53 WIB
Jakarta - Timur Tengah terus bergolak. Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentolerir serangan-serangan militan terhadap Israel. Pernyataan ini disampaikan menyusul serangan bom bunuh di Tel Aviv, Israel, Jumat (25/2/3005) lalu.Abbas juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan perdamaian Timur Tengah. Demikian disampaikan Abbas dalam wawancara dengan surat kabar Inggris, Independent yang diterbitkan hari Senin ini."Mengenai pengeboman bunuh diri pada Jumat lalu, tindakan-tindakan seperti itu tidak akan kami tolerir karena itu berlawanan dengan kepentingan Palestina," tegas Presiden Abbas.Dalam wawancara itu, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (28/2/2005), Abbas menyalahkan "pihak ketiga" yang ditudingnya ingin menyabotase upaya-upaya perdamaian. "Mungkin ada pihak-pihak lain yang ingin merusak situasi ini," ujar Abbas tanpa menyebut siapa yang dimaksudnya.Abbas menerangkan bahwa Otoritas Palestina telah menangkap tiga tersangka sehubungan dengan insiden bom Tel Aviv tersebut. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Ariel Sharon mengancam akan menghentikan upaya damai, jika Otoritas Palestina tidak memberantas kelompok-kelompok militan.Pemerintah Israel menuding Suriah berada di balik serangan bom yang menewaskan empat warga Israel itu. Tudingan ini dibantah pemerintah Suriah. (ita/)


Berita Terkait