Beruntung aksi penembakan tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Kebetulan saat kejadian ruangan yang ditempati salah satu staf Menteri ESDM itu tengah kosong. Kebetulan atau tidak, aksi penembakan tersebut terjadi di saat pemerintah tengah menggenjot proyek pembangkit listrik berkapasitas 35 ribu mega watt. Belum ada bukti keterkaitan antara dua peristiwa itu. Hingga kini polisi terus memburu pelaku dan mengusut aksi penembakan tersebut.
Di sejumlah negara pernah terjadi aksi serupa, yakni; penembakan terhadap kantor pemerintah dan kantor sarana publik. Pejabat di negara tersebut langsung berkomentar keras atas aksi penembakan itu. Aparat keamanan pun bergerak cepat dengan memburu pelakunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah insiden tersebut, pihak otoritas di Kanada akan lebih mudah menbgidentifikasi semua potensi ancaman yang ada sehingga masyarakat akan bisa lebih tenah berada di rumah mereka.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun turut angkat bicara terkait aksi teror penembakan di Kanada. Aksi tersebut mendorong pemerintah Amerika dan Kanada untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Obama pun langsung menghubungi Stephen Harper untuk menawarkan bantuan.
Wajar jika Amerika Serikat menganggap serius sejumlah aksi penembakan di Kanada. Setahun sebelumnya negeri Paman Sam itu pernah menghadapi teror serupa.
Tepatnya pada Januari 2013, seorang pria bersenjata melepas tembakan di dalam sebuah gedung pemerintahan di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. Akibat serangan ini, 1 orang tewas dan 4 lainnya luka-luka.
Teror serupa terjadi pada Desember 2012. Saat itu terjadi aksi penembakan di sebuah sekolah dasar Sandy Hook,Connecticut, sebuah kawasan yang berjarak 90 kilometer dari New York. Dalam catatan CNN Network dalam 20 tahun terakhir sudah terjadi 12 insiden penembakan di kawasan Amerika Serikat.
Aksi teror tak hanya berupa penembakan terhadap kantor pemerintahan. Februari tahun ini Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mendapat ancaman teror di laman Facebooknya. Polisi di negeri Singa itu langsung bergerak cepat mengusut aksi teror tersebut.
Ini bukti bahwa teror terhadap sebuah kantor pemerintahan, bisa direspons sebagai ancaman terhadap negara.
(erd/mad)










































