Pemerintah pusat dianggap masih separuh hati dalam penanggulangan kebakaran lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan. Kondisi kabut asap semakin hari semakin memburuk.
Kondisi asap kini sudah menyesaki seluruh rumah warga di Riau. Tak ada satu rumah yang luput dari kabut asap.
Bau asap pagi hari sangat menyengat ketika warga membuka pintu rumahnya. Ruangan rumah pun tak jauh beda kondisi di luar.
"Mau kemana coba kita menghindari asap, di luar sama di dalam rumah sama-sama ada asap," keluh Malfirin (35) warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru kepada detikcom, Minggu (13/9/2015).
Papan indeks standar pencemaran udara (ISPU) yang terpajang di depan kantor Walikota Pekanbaru sudah dua hari terakhir levelnya tak beranjak dari 'Berbahaya'.
Sejauh ini pemerintah pusat masih mengharapkan pemerintah provinsi di Sumatera dan Kalimatan untuk bisa mengatasi kebakaran lahan dan hutan. Pemerintah pusat belum juga menetapkan pada status darurat asap sebagai bencana nasional.
"Padahal puluhan juta rakyat di Sumatera dan Kalimantan sudah teriak atas dampak asap. Tapi pemerintah pusat belum tampak serius dalam penanggulangan kebakaran lahan," kata Direktur Walhi Riau, Riko Kurniawan.
(cha/fdn)











































