Seperti yang terjadi pada sore hari ini, Sabtu (12/9/2015), Makkah diguyur hujan dengan intensitas ringan jelang Magrib sekitar pukul 17.30 waktu setempat.
Dalam catatan detikcom, dalam sepekan ini Makkah dilanda 2 peristiwa cuaca yang besar. Ada badai pasir lalu hujan disertai angin kencang yang menyebabkan terjungkalnya crane raksasa di Masjidil Haram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya pada Jumat sore tanggal 11 September 2015 hujan es yang disertai angin kencang mendera Makkah. Petir juga menyambar-nyambar silih berganti. Sebuah Mobile Crane yang berada di sekitar Masjidil Haram terjungkal. Ratusan orang luka-luka, di antaranya meninggal dunia.
Di antara tanggal 8 dan 10 September cuaca Makkah pada sore berawan dan mendung. Pada beberapa kali kesempatan disertai hujan rintik-rintik dan sesekali muncul petir menggelegar.
Jemaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram diharapkan bisa mewaspadai pola cuaca di Makkah. Jika cuaca seperti badai pasir atau angin kencang terjadi lagi maka jemaah diharapkan bisa menyelamatkan diri ke tempat-tempat yang tersedia.
"Untuk mengantisipasi dengan kondisi cuaca yang dalam beberapa hari ini sangat fluktuatif, kami sudah sampaikan ke seluruh ketua sektorย untuk menyampaikan ke perangkat kloter agar menahan diri, jemaah-jemaahnya untuk tidak bepergian pada saat cuaca buruk, baik badai debu, hujan besar atau lainnya," pesan Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat. (gah/dhn)











































