Jemaah Haji Perlu Antisipasi Cuaca Ekstrem di Makkah

Haji 2015

Jemaah Haji Perlu Antisipasi Cuaca Ekstrem di Makkah

Gagah Wijoseno - detikNews
Minggu, 13 Sep 2015 04:19 WIB
Jemaah Haji Perlu Antisipasi Cuaca Ekstrem di Makkah
Foto: Gagah Wijoseno/detikcom
Makkah - Cuaca ekstrem yang selalu diwanti-wanti kepada jemaah haji sejak di Tanah Air benar-benar terjadi di Makkah. Tidak hanya suhu yang panas, Makkah selama sepekan terakhir ini hampir selalu hujan dengan intensitas berbeda-beda

Seperti yang terjadi pada sore hari ini, Sabtu (12/9/2015), Makkah diguyur hujan dengan intensitas ringan jelang Magrib sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Dalam catatan detikcom, dalam sepekan ini Makkah dilanda 2 peristiwa cuaca yang besar. Ada badai pasir lalu hujan disertai angin kencang yang menyebabkan terjungkalnya crane raksasa di Masjidil Haram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Selasa sore tanggal 8 September 2015 badai pasir menerpa kawasan Timur Tengah, termasuk Makkah dan Jeddah. Karena badai pasir ini dua penerbangan haji Indonesia yang seharusnya mendarat di Jeddah dialihkan menuju Madinah.

Selanjutnya pada Jumat sore tanggal 11 September 2015 hujan es yang disertai angin kencang mendera Makkah. Petir juga menyambar-nyambar silih berganti. Sebuah Mobile Crane yang berada di sekitar Masjidil Haram terjungkal. Ratusan orang luka-luka, di antaranya meninggal dunia.

Di antara tanggal 8 dan 10 September cuaca Makkah pada sore berawan dan mendung. Pada beberapa kali kesempatan disertai hujan rintik-rintik dan sesekali muncul petir menggelegar.

Jemaah yang sedang beribadah di Masjidil Haram diharapkan bisa mewaspadai pola cuaca di Makkah. Jika cuaca seperti badai pasir atau angin kencang terjadi lagi maka jemaah diharapkan bisa menyelamatkan diri ke tempat-tempat yang tersedia.

"Untuk mengantisipasi dengan kondisi cuaca yang dalam beberapa hari ini sangat fluktuatif, kami sudah sampaikan ke seluruh ketua sektorย  untuk menyampaikan ke perangkat kloter agar menahan diri, jemaah-jemaahnya untuk tidak bepergian pada saat cuaca buruk, baik badai debu, hujan besar atau lainnya," pesan Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat. (gah/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads