"Kepada calon jamaah haji dan keluarganya yang ditinggalkan jangan khawatir atas kejadian tersebut. Mari kita sama-sama berdoa, berzikir dan bersabar, agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar. Tidak usah mencari siapa yang salah dalam jatuhnya crane yang menelan banyak korban," kata pengurus Pondok Pesantren Al Jauhariyah Balerante, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, KH Farid Anom Kusumajati, yang lebih akrab disapa Abah Anom Palimanan kepada detikcom, Minggu (13/9/2015).
Abah Anom juga berharap kepada para petugas haji Indonesia yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi dan calon jemaah haji untuk terus melakukan intropeksi diri atas kejadian itu. "Walau begitu, para petugas harus tetap meningkatkan pelayanan kepada para calon jemaah, dan terus memberikan informasi kepada jemaah agar bisa mengantisipasi segala sesuatu yang akan terjadi, termasuk buruknya cuaca saat ini di kawasan Arab Saudi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada baiknya dihentikan sementara waktu sampai pelaksanaan ibadah haji selesai. Sehingga aktivitas pengerjaan proyek juga tidak mengganggu ketenangan dan kekhusyukan ibadah para jemaah," pungkasnya. (zal/dhn)










































