Akibat luka sabetan di wajah kirinya, ia harus mendapat 28 jahitan oleh tim medis RS Ibnu Sina UMI yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Menurut penuturan korban, saat itu dia sedang nongkrong di bagian belakang restoran seafood tempatnya menyambi sebagai pelayan. Tiba-tiba ia didatangi seseorang yang mencoba merebut smartphone di genggamannya. Pelaku yang gagal merebut smartphone korban langsung mengayunkan pisau ke wajah korban. Usai mendapat serangan di wajahnya, korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dekan FTI UMI Zakir Sabara yang datang menjenguk korban meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus yang menimpa mahasiswanya.
"Korban masih berstatus mahasiswa baru yang mendapat beasiswa kuliah gratis karena berprestasi namun tergolong dari keluarga kurang mampu, korban juga bekerja sambilan di restoran Ulu Juku, kami meminta aparat serius mengusut kasus yang menimpa mahasiswa kami," pungkas Zakir. (mna/dhn)











































