"Saya berharap agar tetap tenang dan tetap khusyuk beribadah, karena pemerintah melalui Amirul Haj Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin sudah mengambil langkah-langkah untuk menenangkan jemaah dan tetap menangani para korban dengan cepat," ujar Irman melalui keterangan persnya, Sabtu (12/9/2015).
Selain itu Irman meminta masyarakat Indonesia menyikapi peristiwa ini sebagai ujian bagi jemaah Indonesia yang sedang menunaikan rukun Islam kelima. Serta, Irman memohon doa agar keluarga tetap berdoa dan selalu tabah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, saat ini Presiden Jokowi masih berada di Jeddah dalam lawatannya ke 3 negara di Timur Tengah. Jokowi mengaku akan membahas hal tersebut dengan pemerintah Arab Saudi. Wapres Jusuf Kalla sendiri telah menyampaikan belasungkawa atas peristiwa itu.
Sebelumnya, sejumlah petinggi negara juga menyampaikan belasungkawa terhadap peristiwa tersebut. Seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan yang menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa para jemaah yang akan menunaikan ibadah haji. Kemudian dua ormas Islam Muhammadiyah dan NU juga sudah membuat pernyataan soal musibah crane jatuh itu. Muhammadiyah meyakini korban yang meninggal saat sedang beribadah dalam kondisi syahid, NU menyerukan salat ghaib. (dhn/dhn)











































