"Pelaku ada dua orang, yang satu atas nama Faris tertangkap tangan dan satu lagi temannya bernama Ali berhasil melarikan diri," Kapolsek Cipondoh Kompol Paryanto dalam keterangannya kepada detikcom, Sabtu (12/9/2015).
Foto: Mei Amelia/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sopir mobil bernama Herman (29) saat itu mengantar anak majikannya makan di restoran tersebut. Sementara sopirnya masuk ke minimarket yang tidak jauh dari restoran, untuk membeli sesuatu," jelasnya.
Melihat mobil tersebut kosong, Faris bersama temannya Ali mendatangi mobil tersebut. Keduanya menumpang motor Satria FU ketika itu. Tar! Seketika salah satu pelaku memecahkan kaca mobil menggunakan busi, lalu mengambil tas sekolah milik anak majikan Hendra.
Aksi tersebut diketahui oleh satpam perumahan dan anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Ketapang, Bripka Heri Dwi. Sejurus kemudian, kedua pelaku melarikan diri dengan motornya itu. Heri bersama satpam pun mengejar keduanya.
"Kira-kira jarak 1 KM, pelaku bisa tertangkap 1 orang berikut sepeda motor dan hasil kejahatannya karena terjebak macet karena saat itu ada pasar kaget di Ketapang," imbuhnya.
Faris pun diborgol. Ia lalu digeladang ke Mapolsek Pagedangan dan diinterogasi polisi.
"Setelah diinterograsi ternyata pelaku merupakan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca yang sudah beberapa kali melakukan aksinya baik di Tangerang maupun di Jakarta," lanjutnya.
Pelaku mengaku pernah melakukan aksi serupa di Cipondoh sebanyak 2 kali, di Lenteng Agung Jaksel, Pulogadung Jaktim, dan Tanjung Priok Jakarta Utara. Pelaku kini meringkuk di Polsek Pagedangan dengan jeratan Pasal 363 KUHP. (mei/dhn)












































Foto: Mei Amelia/detikcom