Pembunuhan di Meruya, Istri Korban Teriak Tolong Tapi Tak Ada yang Dengar

Pembunuhan di Meruya, Istri Korban Teriak Tolong Tapi Tak Ada yang Dengar

Septiana Ledysia - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2015 19:07 WIB
Pembunuhan di Meruya, Istri Korban Teriak Tolong Tapi Tak Ada yang Dengar
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Riris Pasaribu harus kehilangan suami dan menjalani operasi akibat tindakan kejam yang dilakukan dua orang perampok yang masuk ke dalam rumahnya. Dia pun mengaku sudah berteriak meminta tolong tetap tidak ada yang mendengarnya.

"Capek aku teriak-teriak nggak ada yang dengar," ujar salah satu kerabat korban Arry Sitanggang meniru omongan Riris di depan tempat kejadian perkara, Sabtu (12/9/2015).

Arry juga mengungkapkan, dirinya sedih jika mengingat keadaan Riris ketika dirinya datang. Pasalnya, Riris sudah berlumuran darah dan menangis di depan pintu rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat kita datang bersama polisi dia sudah berlumuran darah dan menangis," ujar Arry yang menahan air mata saat menceritakan.

Di lain pihak, tetangga depan rumah korban Lusi mengaku tidak mendengar adanya teriakan. Dia terbangun hanya karena mendengar suara tembakan peringatan kepolisian.

"Kita nggak dengar teriakan minta tolong. Hanya suara tembakan kepolisian aja. Ibunya saat itu sudah menangis di depan pintu," cerita Lusi.

Lusi mengaku mendengar cerita bahwa yang membukakan pintu rumah ialah pembantu korban. "Kayaknya nggak ada indikasi masuk paksa, saya denger pembantunya yang buka mungkin dikira anaknya," tutupnya. (spt/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini