Golkar Baru, Yorrys Ingin Munaslub Tanpa Libatkan Ical dan Agung

Golkar Baru, Yorrys Ingin Munaslub Tanpa Libatkan Ical dan Agung

M Iqbal - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2015 18:35 WIB
Golkar Baru, Yorrys Ingin Munaslub Tanpa Libatkan Ical dan Agung
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol Yorrys Raweyai menyuarakan soal 'Golkar Baru', atau kepemimpinan Golkar hasil Munas Luar Biasa untuk menyatukan dua kubu. Apa tanggapan Waketum kubu ARB, Nurdin Halid?

"Munas kapan saja, asal sesuai AD ART. Ya soal pesertanya, pelaksanaannya atau penyelenggaranya," ujar Nurdin Halid usai menghadiri bedah buku 'pecah belah Partai Golkar' yang dihadiri Yorrys dan banyak tokoh Golkar di Gedung Pola, Jl Proklamasi, Jakpus, Sabtu (12/9/2015).

Nurdin tak menyatakan tegas menyetujui atau tidak ide Munaslub Yorrys yang akan digelar Oktober tahun ini atau selambatnya sebelum pemungutan suara Pilkada 9 Desember, meski dalam diskusi Yorrys menyebut Nurdin sudah setuju.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dalam kesempatan sama, Yorrys mengatakan Munaslub tanpa diikuti Agung dan ARB untuk menyatukan dua kubu itu, sudah sesuai dengan amant putusan Mahkamah Partai Golkar selambatnya Munaslub Oktober 2016.

"Tinggal teknis bagaimana, legalitasnya, pesertanya," ujar Yorrys.

Dia meyakini kompromi dalam Pilkada lantaran dimediasi Jusuf Kalla bisa menjadi lompatan awal untuk bersama-sama menggelar Munaslub, untuk melahirkan ketua umum baru bukan ARB atau Agung Laksono.

Keduanya kata Yorrys, akan ditempatkan sebagai orang terhormat mungkin satu sebagai ketua dewan pertimbangan dan satu lagi ketua dewan penasihat. Lalu bagaimana dengan proses hukum di pengadilan?

"Ya kalau mau tunggu proses hukum, nggak bisa. Kalau menunggu proses hukum masih akan timbulkan masalah karena masih menang kalah," jawab Yorrys sambil menambahkan akan dimusyawarahkan lagi Senin (14/9) besok.

(bal/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads