Kala Ahok Bongkar Kesan 'Angker' Balai Kota

Kala Ahok Bongkar Kesan 'Angker' Balai Kota

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2015 11:11 WIB
Kala Ahok Bongkar Kesan Angker Balai Kota
Foto: Dokumen Pemprov DKI
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok tengah membongkar kesan 'angker' Balai Kota yang ekslusif. Upaya itu dilakukan dengan menyulap gedung komplek pemerintahan menjadi destinasi wisata murah dan edukatif bagi warga Jakarta, yang perdana dibuka hari ini, Sabtu (12/9/2015).

Pantauan detikcom di Balai Kota, menjelang pembukaan pada pukul 10.00 WIB, kesan jauh dari angker itu ditunjukkan dengan tidak memasang pengamanan berlebihan, meski Balai Kota termasuk kategori objek vital yang memerlukan pengamanan khusus.

Pihak Balai Kota hanya menyiapkan dua metal detector di gerbang masuk dari seberang Monas dan gerbang DPRD DKI Jakarta. Pengamanan sendiri melibatkan pihak Satpol PP. Tidak ada tameng apalagi senjata api menyambut warga yang ingin mengenal 'Kantor Ahok'.

Wisata Balai Kota rencananya akan dibuka rutin Sabtu-Minggu setiap pukul 09.00-17.00 WIB untuk objek bagian dalam gedung, dan hingga pukul 20.00 WIB untuk objek bagian luar.



Wisata juga bersifat interaktif, dimana para pengunjung akan dibawa berkeliling oleh 3 pemandu tur dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta. Mereka akan menerangkan sejarah Balai Kota, sekaligus menjelaskan mengenai program Smart City.

Pengamanan bagian dalam gedung pihak Balai Kota menyiagakan CCTV di setiap sudut ruangan. Ini guna menghindari tangan-tangan jahil beraksi di dalam Balai Kota.

Namun demikian, Ahok membatasi warga yang akan berwisata ke kantornya untuk melihat ruang kerjanya di Blok G dan Gedung DPRD DKI di Blok H. Karena kedua tempat ini menyimpan banyak dokumen penting.

Bagi warga yang ingin berkunjung dan membawa kendaraan pribadi, silakan memarkirkan kendaraannya di lapangan IRTI Monas dan basement Gedung DPRD DKI. Bagi anda yang ingin mencicipi kuliner khas Betawi, silakan menuju Plaza Blok B Balai Kota.

Di sana berderet pedagang kaki lima (PKL) binaan Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP). Soal kualitas jangan diragukan, semua PKL dipilih berdasarkan seleksi kelaikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk memudahkan para wisatawan berpetualang, disediakan petunjuk arah lengkap dengan penjelasan dalam dua bahasa di setiap sudut ruangan. Yuk, kunjungi wisata murah Balai Kota... (ahy/try)


Berita Terkait