Pesawat Lion Air JT 1360 yang berangkat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, sekitar pukul 19.00 WITA, mendarat di Bandara Kalimarau, Jumat (11/9/2015) pukul 20.14 WITA.
Jika sesuai tiket, pesawat itu seharusnya berangkat pukul 17.00 WIB. Namun pesawat mengalami delay karena jarak pandang di Bandara Kalimarau hanya sekitar 1.400.
Saat detikcom turun dari pesawat bersama Kepala Pusat Komunikasi Kemenhub JA Barata, asap pekat menyambut di Bandara Kalimarau. Bernafas jadi sesak dibuat asap ini. Tak hanya itu, mata juga jadi berair karena perih.
Kepala Otoritas Bandara Kalimarau Bambang Hartanto yang menyambut Barata di lokasi berkata, sudah sekitar 1 minggu ini Bandara Kalimarau terkepung asap akibat kebakaran hutan yangย melanda Kalimantan dan Sumatera.
Karena asap ini, lanjut Bambang, jadwal terbang dan landing pesawat jadi berantakan. "Bukan hanya delay, tapi banyak juga yang cancel," ucap dia. Jarak pandang atau visibilitas di Bandara Kalimarau sendiri malam ini cukup baik, yakni 3.500.
"Seminggu ini jarak pandangnya kalau pagi sampai sore itu jelek. Bisa di kisaran 1.500 sampai 1.000. Pernah paling buruk itu 500," ucap Bambang. Asap tebal mengepung bandara rata-rata jam 09.00 pagi sampai jam 17.00 sore. Malam hari jarak pandang baru sedikit lebih baik, apalagi jika turun hujan.
Sepanjang perjalanan meninggalkan Bandara Kalimarau menuju kota, asap tebal juga tampak menyelimuti jalan dan rumah warga. (hri/ega)











































