Bantah Perkosa Yoshimi, Tersangka: Bila Terbukti Saya Siap Ditembak Mati

Bantah Perkosa Yoshimi, Tersangka: Bila Terbukti Saya Siap Ditembak Mati

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 11 Sep 2015 18:31 WIB
Bantah Perkosa Yoshimi, Tersangka: Bila Terbukti Saya Siap Ditembak Mati
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Tersangka pembunuhan Yoshimi Mishimura (28), perempuan berkewarganegaraan Jepang, Nursalim (25) bersikukuh tidak memperkosa korbannya. Dia siap ditembak mati bila terbukti memperkosa karyawati Yamaha di Pulogadung, Jakarta Timur.

Jasad Yoshimi ditemukan tewas membusuk di apartemen Casagrande, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015). Hanya butuh waktu tiga hari polisi mengungkap dan menangkap Mursalim yang tak lain satpam apartemen. Dia ditangkap di kampung halamannya di Pringsewu, Lampung Selatan, Kamis (10/9/2015).

Korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur dengan mengenakan selimut. Yoshimi ditemukan hanya mengenakan tank top dan celana dalam. Disinggung temuan tersebut terkait kekerasan seksual yang dilakukan, Nursalim membantahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Enggak ada niat begitu. Kalau terbukti ada kekerasan seksual saya siap ditembak mati," kata Nursalim tertunduk lesu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/9/2015).

Pria asal Lampung ini berkilah dia menghabisi nyawa korbannya karena panik. Korban berteriak saat tersangka membekap mulut Nursalim.

"Dia teriak, otomatis saya reflek saja," kata Nursalim.

"Kalau saya sampai begitu (kekerasan seksual), keji banget. Kalau terbukti begitu saya siap ditembak mati," imbuhnya kembali membantah.

Tersangka berhasil ditangkap tim gabungan dari Polres Jakarta Selatan dan Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pimpinan AKBP Eko Hadi Santoso. Nursalim ditangkap di atas bus di Langkapura, Lampung. (ahy/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads