Uber Ingin Diskusi dengan Ahok, Ridwan Kamil, dan Kemenhub

Uber Ingin Diskusi dengan Ahok, Ridwan Kamil, dan Kemenhub

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 11 Sep 2015 17:26 WIB
Uber Ingin Diskusi dengan Ahok, Ridwan Kamil, dan Kemenhub
Foto: Rina Atriana
Jakarta - Uber tak tinggal diam dengan kabar pelarangan operasi oleh Pemprov DKI dan Pemkot Bandung. Sejauh ini mereka telah menghubungi semua pihak terkait, namun belum juga ada kesepakatan untuk bertemu.

"Menurut saya semua yang relevan (telah dihubungi). Dishub, Kementerian Perhubungan, Kantor Wali Kota Bandung, Kantor Gubernur Ahok, banyak lembaga yang kita hubungi," kata Jubir Uber Kawasan ASEAN dan India, Karun Arya, saat ditemui detikcom di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/9/2015).

"Kita telah melayangkan permintaan (untuk berdiskusi), saya pikir banyak kesalahpahaman, tapi kita tidak pernah berhasil menggelar pertemuan itu. Kita sangat berharap pemerintah memberi kita kesempatan untuk menyampaikan apa maksud kita," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Karun, Uber tidak akan menghentikan operasionalnya. Apalagi, minat warga Indonesia untuk bergabung dengan Uber sangat tinggi.

"Kita tidak akan menghentikan operasi kita. Kita ingin menciptakan tranportasi yang lebih baik bagi warga Jakarta. Kita menyampaikan kepada pemerintah kita sangat terbuka jika diberi kesempatan untuk bisa menjelaskan," tutur Karun.

"Banyak orang Indonesia mencintai Uber. Kita sangat memungkinkan untuk membawa efek ekonomi yang lebih baik, pendapatan pajak, membuat ribuan lapangan kerja, dan inovasi yang lebih cepat," lanjutnya. (rna/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads