"Ternyata pendidikan di Bali jauh lebih hebat," kata Taufik yang menyatakan dirinya sedang beranjak masuk pesawat ke Jakarta, saat dihubungi lewat telepon, Jumat (11/9/2015).
Taufik menuturkan, rombongan DPRD DKI menghasilkan tinjauan terhadap SMA dan SMK Boarding School Bali Mandara, di Singaraja, Buleleleng, Bali. Sekolah ini bisa mengakomodasi pendidikan bagi rakyat yang kesulitan biaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para siswa kurang mampu yang sekolah di situ diberi beasiswa. Lulusannya, disebut Taufik sudah melanglang buana ke universitas terkenal tingkat dunia, misal ke Universitas Sorbonne Prancis dan Jepang.
Rencananya, hasil tinjauan dari kunker ini akan ditindaklanjuti di Jakarta. Laporan kunker akan dibikin. Selanjutnya Komisi E akan membahas lebih lanjut dan mengusulkan adanya sekolah serupa di Jakarta.
"Komisi E akan mengusulkan supaya sekolah tersebut minimal ada satu di Jakarta. Anggaran pendidikan untuk APBD DKI 2016 nanti sebesar sekitar Rp 19 triliun, cukup," kata Taufik.
Komisi D juga melakukan kunjungan kerja ke Bali. Komisi bidang pembangunan ini dipimpin Wakil Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan. Taufik menyatakan Komisi E meninjau soal reklamasi. Kunker ini menghabiskan dana Rp 243.491.580,00. (dnu/tor)











































