Ganjar mengatakan masih terlalu dini untuk menyebutkan belum sampainya dana desa terkait kepentingan politik. Jika pun ada, Menteri Marwan harus mengungkap dan menyebutkan ada di mana.
"Kalau kepentingan untuk politik menurut saya kok agak terlalu dini. Jadi kalau pak Marwan melihat itu, dibongkar saja, diomongkan di kabupaten mana di provinsi mana yang dipakai untuk kepentingan politik. Agar publik tidak dibuat spekulasi," kata Ganjar, Jumat (11/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Ganjar mengakui ada beberapa desa yang belum menerima dana desa. Namun dana tersebut bukan mandek karena kepentingan politik, justru karena proses administrasi. Oleh sebab itu pemerintah harus mencari tahu apa penyebab dana Desa belum tersalur.
"Mandeknya harus dicek betul. Mandek karena kepentingan politik atau karena administrasi," tegasnya.
Hari Rabu (9/9) malam kemarin, Ganjar juga sempat berbincang dengan para kepala desa di Pendopo kantor Pemkab Kebumen. Sebagian besar sudah menerima dana tersebut, namun lainnya masih belum menyelesaikan administrasi.
"Sekarang kita coba cek agar tidak dimasuki politik dengan beban yang terlalu tinggi khususnya interes partai per partai. Kalau kemarin cek di Kebumen, saya tanya siapa yang belum mencairkan kemudian kenapa anda belum mencairkan? 'Karena administrasi kami belum selesai,' jawabannya," terang politisi PDIP itu.
"Sebagian besar sudah dicairkan sebagian besar belum karena administrasinya, jadi mudahkan administrasinya," imbuhnya. (alg/try)










































