Bantu Sumbang Bibit, Mayjen Doni Ajak Masyarakat Ambon Berdayakan Tanaman

Bantu Sumbang Bibit, Mayjen Doni Ajak Masyarakat Ambon Berdayakan Tanaman

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jumat, 11 Sep 2015 09:58 WIB
Bantu Sumbang Bibit, Mayjen Doni Ajak Masyarakat Ambon Berdayakan Tanaman
Foto: Elza Astari/detikcom
Ambon - Kepedulian Mayjen Doni Monardo terhadap lingkungan sudah bukan rahasia umum. Pangdam XVI/Pattimura ini mengajak masyarakat peduli dan memanfaatkan potensi tanaman untuk menopang kehidupan.

Mayjen Doni memberikan bantuan kepada warga dan sejumlah unsur daerah di Ambon. Pemberian bibit dilakukan Lapangan Mayonif 733/Raider, Waiheru Kecamatan Baguala, Ambon, Jumat (11/9/2015).

Seremoni pembagian bibit dilakukan kepada perwakilan warga sejumlah desa dan juga kepada perwakilan Polda Maluku, Lanud Pattimura, Lantamal Ambon, Dinas Kehutanan Maluku. Adapun bibit-bibit pohon yang dibagikan seperti Gaharu, Eboni, Ulin, Kalpataru, dan bibit Pohon Pule.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Doni, Maluku memiliki sumber daya alam luar biasa yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Sehingga dapat dimanfaatkan warga untuk menyambung hidup dan sekaligus sebagai upaya pelestarian lingkungan.



Jenderal Bintang 2 ini pun berharap agar generasi muda di Maluku aware akan hal tersebut dan mau mendalami mengenai potensi alam di daerah mereka ini.

Mereka diminta Doni untuk memperdalam pengetahuan untuk dapat memahami betapa kayanya sumber daya alam di Maluku khususnya di Ambon.

"Ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Jadi kalau misalnya mereka nanti sudah menyelesaikan kuliah, mereka nggak usah lagi berpikir untuk menjadi pegawai atau mencari kerja di daerah lain," kata Doni usai acara kepada wartawan.

"Ambon ini sangat kaya, dengan kondisi alam yang ada, mereka akan bisa sejahtera. Mereka bisa tanam pohon, banyak sekali jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi," sambung mantan Danjen Kopassus ini.

Doni mengaku sudah berkeliling daerah Maluku dan menemukan banyak tanaman yang berpotensi untuk dikembangkan. Seperti Gaharu, Cengkeh, Pala, buah-buahan, Gandaria, dan bahkan buah jeruk sejenis Sunkist.

"Itu ada di Pulau Kisar. Ternyata itu sangat manis dan tidak kalah dengan tanaman yang selama ini kita impor dari beberapa negara," kata Doni.

Untuk membantu warga, Kodam Pattimura tak hanya sekedar memberikan bantuan bibit. Rencananya dibantu oleh Yayasan Budi Asih, Kodam Pattimura akan memberikan pelatihan kepada warga untuk pembibitan tanaman asli Maluku, Jabon Merah.

"Nanti ada beberapa personel dari Kodam Pattimura akan belajar soal pembibitan dibantu Yayasan Budi Asih. Setelah itu nanti mereka akan ajarkan dan dampingi warga untuk melakukan pembibitan," jelas Kapendam Pattimura Kolonel Hasyim di lokasi yang sama.

Program pembibitan ini dilakukan karena berdaya guna dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan begitu masyarakat bisa menjadikannya sebagai bentuk usaha baru untuk peningkatan ekonomi.

Selain itu, Pangdam Pattimura juga menginisiasi pelatihan kepada masyarakat setempat tentang budidaya hasil laut, termasuk karamba jaring apung. Program ini bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia di mana saat pembukaan sang Direktur Utama, Asmawi Syam juga hadir untuk memberikan bantuan senilai lebih dari Rp 1,5 M.

Di awal masa menjabatnya ini, Mayjen Doni juga telah membantu program pemerintah yakni penyelamatan satwa langka yang dijadikan peliharaan oleh warga.

Sebanyak 47 ekor burung langka telah diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku untuk nantinya akan dilepaskan ke alam bebas. Doni bersama jajarannya pun berkomitmen untuk terus berupaya mempersuasi warga dalam upaya menyelamatkan hewan satwa langka. (elz/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads