Warga Sebut Iwan Jadi Predator Seksual karena Pernah Dilecehkan

Warga Sebut Iwan Jadi Predator Seksual karena Pernah Dilecehkan

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 10 Sep 2015 22:42 WIB
Warga Sebut Iwan Jadi Predator Seksual karena Pernah Dilecehkan
Foto: istimewa
Jakarta - Predator seksual Sanwani alias Iwan (46) sudah mencabuli puluhan anak di Kelapa Gading, Jakut. Mereka tak menyangka Iwan tega melakukan hal itu kepada anak-anak di sana.

Kiting (40) warga sekitar menyebut perilaku menyimpang Iwan itu karena dia pernah mengalami hal yang serupa. Informasi yang beredar di warga Iwan pernah dilecehkan.

"Kita sendiri nggak nyangka kalau dia bisa begitu padahal orangnya gagah gitu. Ada yang bilang memang dia waktu kecil pernah diperkosa sama waria jadinya dia dendam gitu," ucap Kiting kepada detikcom saat ditemui di rumahnya, Kamis (10/9/2015).

Iwan dikenal warga sebagai sosok yang baik dan aktif di kegiatan keagamaan. Dia juga sering dimintai tolong warga untuk mengantar anak-anak ke sekolah.

Iwan tak punya pekerjaan pasti dan tak punya rumah. Iwan dan orangtuanya awalnya tinggal di sana namun lain RT. Rumah mereka digusur dan pindah ke daerah lain. Namun Iwan tak mau pindah, dia memilih tetap di kampung itu. Akhirnya dia dizinkan warga menumpang di musala karena kasihan.

"Awalnya rumah orang tua dia itu di RT 05, karena rumahnya kena gusur keluarganya pergi semua. Iwan ini merasa ini tempat lahirnya dia kampung dia, apalagi dia masih bujang akhirnya suka bantu-bantu," ucap Ketua RT 04 Bahrudin Alwi.

Kasus kejahatan seksual Iwan ini terungkap setelah seorang saksi memergoki dia sedang mencabuli seorang korban berusia 12 tahun di sebuah gang dekat musala di Kelapa Gading, Jakut, pada Rabu (12/8/2015).

Polisi kemudian menindaklanjuti laporan saksi. Tersangka selanjutnya ditangkap pada Rabu (2/9/2015). Adapun, saat diperiksa pelaku mengaku melakukan pencabulan sebanyak 9 kali. Korban rata-rata berusia 11-17 tahun. Namun informasi dari KPAI menyebut korban yang melapor hingga saat ini berjumlah 26 orang. (slm/imk)


Berita Terkait