"Memang saya mendapatkan arahan dari Gubernur untuk mengkoordinasikan semua unit untuk mempercantik dan menertibkan Kota Tua. Misalnya mengkoordinasikan semua unit-unit terkait di bawah saya sesuai bidang masing-masing seperti untuk angkutan umum itu Dishub, PKL itu UMKM, Trotoar itu PU jalan dan soal revitalisasi itu tugas konsorsium," ujar Anas kepada wartawan, Kamis (10/9/2015).
Anas mengutarakan, untuk penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), pihaknya akan menempatkan posko bersama. Di mana semua pihak yang bertanggung jawab berkumpul disana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menanggapi keluhan para pemilik gedung perkantoran di Kali Besar Timur, Anas dengan tegas akan memindahkan semua ke cluster. Tetapi dirinya menegaskan tidak semua PKL akan dipindahkan.
"Dulu kan kita sudah pindahin ke cluster karena nggak muat, kita bikin lagi yang penting jangan ganggu jalan. Tetapi nggak semua jadi kita akan tertibkan sisanya," tegas Anas.
Anas juga berkeinginan adanya perbaikan gedung-gedung bersejarah yang rusak. Di mana soal perbaikan itu diserahkan ke pihak Konsorsium selaku pemilik kewenangan.
"Nantinya jika sudah bagus akan kita pager bagian depan dan dijaga petugas. Jadi kita bisa sortir bahwa pedagang nggak boleh masuk tetapi pengunjung boleh. Saya juga akan tindak jika ada bawahan saya yang mbalelo," tutup Anas. (dra/dra)











































