"Icha anaknya sangat rajin, semangat, ceria, periang, nggak pernah mengeluh apa-apa," ujar salah satu dosen pembimbing skripsi Ica, Evy Yulianti, saat dihubungi, Kamis (10/9/2015).
Tak hanya itu, Evy mengaku kehilangan salah satu mahasiswi terbaiknya. Menurutnya, Icha memiliki prestasi akademis yang menonjol dibanding teman-temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dok Fakultas MIPA UNY |
Salah satu momen yang paling berkesan adalah saat Icha mengajukan diri untuk ikut dalam penelitiannya pada tahun lalu. Namun sayang, saat itu kuota mahasiswa dalam penelitiannya telah penuh sehingga Ica tak bisa diikutsertakan.
"Tapi dia bilang, 'Nggak apa-apa, Bu. Tahun depan juga nggak apa-apa'," kata Evy menirukan ucapan Ica.
Semangat Icha sangat membekas di hati Evy. Hingga akhirnya tahun ini Icha ikut dalam proyek penelitian Evy dan menjadi proyek skripsinya.
"Dia nggak pernah kelihatan sakit atau loyo. Anaknya bersemangat sekali," imbuhnya.
Icha meninggal karena sakit usai wisuda di kampus pada Sabtu (28/8/2015). Meninggalnya perempuan asal Magelang itu memicu simpati dari berbagai pihak. Tak terkecuali UNY. Foto dan cerita wisuda tentang Icha dipajang di website UNY diberi judul 'Icha yang Ceria itu Telah Tiada'. (sip/try)












































Dok Fakultas MIPA UNY