Seperti dikisahkan Niko Handora (25), salah seorang petugas bank yang mengantar bantuan untuk sekolah tersebut, Kamis (10/9/2015). Sekitar pukul 10.00 WIB, asap kebakaran hutan terasa begitu pekat.
"Saya di dalam saja ngerasa sakit kalau kena mata, apalagi di luar," kata Niko saat berbincang dengan detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
SD 211 Mingkung, terletak di Desa Petaling Jaya. Desa ini berjarak tidak begitu jauh dari lokasi kebakaran hutan dan lahan. Bila ditempuh dengan kendaraan, memakan waktu satu jam menuju lokasi kebakaran. Jarak dengan Ibu Kota Jambi dapat memakan waktu sekitar satu setengah jam perjalanan darat.
"Anak-anak di sana tetap bersekolah, mereka belajar tidak menggunakan masker," kata Niko.
Niko sempat mengkonfirmasi kepada pihak sekolah, mempertanyakan mengapa pihak sekolah tidak meliburkan para siswanya. Jawaban yang diterima Niko adalah bahwa belum ada instruksi dari Dinas Pendidikan setempat untuk meliburkan sekolah.
"Saya berharap ada langkah dari pemerintah, kasihan mereka belajar di tengah asap kebakaran hutan," ujarnya.
![]() |













































