Ahok: Tidak Semua Lulusan IPDN Buruk, Banyak Juga yang Bagus

Ahok: Tidak Semua Lulusan IPDN Buruk, Banyak Juga yang Bagus

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Kamis, 10 Sep 2015 10:39 WIB
Ahok: Tidak Semua Lulusan IPDN Buruk, Banyak Juga yang Bagus
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pernyataan dan usulan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) perihal pembubaran IPDN menuai beragam respons. Terlepas dari itu semua, Ahok menegaskan tidak semua alumni sekolah yang salah satu kampusnya di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat itu memiliki kinerja buruk.

"Nggak, banyak yang bagus. Buktinya saya bisa temukan Edy Junaedi Kepala BPTSP (Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dari IPDN loh. Terus Kepala Dinas Perhubungan dan wakilnya, Kepala Dinas Kebersihan dan wakilnya juga IPDN. Yang ngurusin saya si Hendra lulusan IPDN," ujar Ahok saat dikonfirmasi di RSUD Tarakan, Jl Kyai Caringin, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2015).

Ahok menjelaskan dengan adanya UU Aparatur Sipil Negara (ASN), lulusan universitas swasta juga bisa ditarik masuk menjadi PNS. Oleh karenanya, 'suplai' PNS bisa didapatkan dari mana saja dan tidak serta merta harus berasal dari IPDN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cuma maksud saya setelah (kehadiran) UU ASN sebetulnya nggak butuh IPDN juga sudah ok kan karena orang lain boleh jadi PNS kan, bisa mengabdi juga," sebutnya.

Seperti diketahui, polemik IPDN bermula dari usulan yang disampaikan Ahok kepada Jokowi saat blusukan di perkampungan kawasan Jakarta Utara pada 4 September lalu. Ahok menilai keberadaan IPDN yang selama ini menjadi motor birokrasi tidak membuat seluruh pelayanan publik baik.

Sehingga, Ahok mengatakan 'suplai' PNS bisa didapat dari mana saja seperti perusahaan swasta atau lulusan S1 manapun. (dra/dra)


Berita Terkait