DetikNews
Kamis 10 September 2015, 05:34 WIB

Usul Bubarkan IPDN, Ahok Punya Niat Baik Soal Pendidikan Birokrat

Rina Atriana - detikNews
Usul Bubarkan IPDN, Ahok Punya Niat Baik Soal Pendidikan Birokrat Gubernur Ahok bersama Wagub Djarot Saiful Hidayat
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dibubarkan. Beragam reaksi muncul menanggapi usul Ahok ini.

Pengamat Politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes menilai pernyataan Ahok memiliki maksud baik. Ahok diyakini ingin membenahi birokrasi di Ibu Kota dengan cara mendorong pendidikan calon birokrat yang berkualitas.

"Saya kira tujuan Ahok sebenarnya baik, untuk membenahi birokrasi. Tapi dengan pernyataan yang kontroversi, hal itu cukup menampar para alumni IPDN," kata Arya saat dihubungi detikcom, Rabu (9/9/2015) malam.

Menurut Arya, selama ini memang ada yang perlu diperbaiki dari sistem birokrasi di Indonesia. Salah satu tugas Ahok memang membenahi sistem birokrasi.

"Menurut saya pribadi memang ada yang harus diperbaiki dalam pelayanan publik. Selama ini adanya seakan kultur birokrat yang dilayani, bukan melayani. Kita butuh birokrasi yang tidak menyusahkan publik," tutur Arya.

"Saya kira pernyataan Ahok akan menjadi pemantik awal perbaikan lembaga pendidikan secara umum. Hanya saja untuk pembubaran, masih terlalu dini," tutupnya.

Dalam sambutannya saat acara pelantikan pejabat di Balai Kota, Ahok menuturkan dirinya pernah menyarankan kepada Jokowi agar IPDN dibubarkan. Menurut Ahok, untuk menjadi PNS atau sekretaris pribadi pejabat tak ada keharusan dari IPDN.

"Kemarin saya bilang ke Pak Jokowi, 'Pak, kalau bisa, IPDN bubarkan saja Pak. Untuk apa ada sekolah IPDN kalau masuknya juga nggak jelas gimana tesnya, lulusnya gimana. Itu hanya pembekalan korps saja," ucap Ahok, Jumat (4/9).

Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya yang pernah menjadi Sekjen Kemendagri punya pendapat sama dengan Ahok. Ia bilang DKI sejak dahulu memang seperti merasa tak butuh IPDN.

Sementara itu Wapres Jusuf Kalla dan para alumni IPDN sepakat untuk menolak usulan tersebut. JK menilai IPDN masih dibutuhkan untuk menunjang birokrasi di Indonesia.


(rna/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed