Buwas mengatakan, ada upaya regenerasi yang dilakukan mafia narkotika. Anak-anak TK bahkan kini dalam ancaman menjadi sasaran pengedar narkotika.
"Ada datanya (peningkatan pengguna narkotika). Yang jelas adalah ya. Itu yang bahaya nanti berkembang. Anda harus tahu, regenerasi pangsa pasar ini yang dilakukan oleh mafia narkoba ini sudah terjadi. Anak-anak TK itu sudah dijadikan pangsa pasar narkoba, dari sekarang sudah dilakukan operasi itu dengan jual permen ada narkotikanya," jelas Buwas kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data BNN menyebutkan, pengguna narkotika di Indonesia pada 2014 lalu, kata dia, ada 4 juta jiwa. Setiap hari, ada puluhan nyawa meninggal sia-sia karena narkoba.
"Data terakhir tahun kemarin, korbannya itu 4 juta lebih yah masyarakat kita yang jadi korban narkoba. Setiap hari, data 40-50 orang meninggal karena masalah narkooba. Inilah suatu upaya pembunuhan yang dilakukan oleh pengguna narkoba itu," imbuhnya.
"Jadi kita benar-benar perang terhadap narkoba ini, karena mereka pengrusakan dan pembunuhan terhadap generasi muda," tambahnya. (mei/hri)











































