"Apa yang jadi putusan rapat, dan arahan Presiden, saya langsung buat suratnya dan disampaikan ke menteri terkait termasuk untuk Menko Perekonomian dan Menko Maritim," jawab Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2015).
Sepengetahuan Pramono, tak ada arahan khusus untuk Rizal sehingga membuat dia berani melontarkan kritik. Semua arahan yang resmi biasanya dikoordinasikan pula kepada Pramono selaku Sekretaris Kabibet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono menampik adanya kegaduhan di internal kabinet yang ditimbulkan oleh lontaran kritik Rizal. Semua menteri saling berkoordinasi pada saat rapat kabinet baik paripurna atau pun terbatas berlangsung.
Rizal Ramli diangkat menjadi Menko Kemaritiman sejak 12 Agustus 2015 menggantikan Indroyono Soesilo. Baru saja dilantik saat itu, dia langsung mengusulkan agar nomenklatur lembaga yang dia pimpin menjadi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya.
Tak lama setelah itu, Rizal mengkritik proyek pembangunan listrik 35.000 MW dan rencana Garuda Indonesia membeli pesawat. Baru-baru ini Rizal juga menyebut adanya mafia listrik token di tubuh PLN. (bpn/hri)










































