"Kita masih terus memeriksa. Yang hari ini diperiksa ialah sukarelawannya di seluruh Indonesia. Maksud di seluruh Indonesia berdasarkan proyek-proyek di mana dilakukan penanaman 100 juta pohon itu, contohnya di Bandung," terang Kasubdit Money Laundring Dit Tipid Eksus, Kombes Golkar Pangarso kepada wartawan, Rabu (9/9/2015).
Golkar mengatakan, jumlah saksi yang sudah diperiksa sebanyak 16 orang dari sukarelawan tersebut. Selain itu, pihaknya juga memeriksa pelaksana proyek, perencanaan, dan segala macemnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Golkar mengatakan, proses pemeriksaan para sukarelawan tidak dilakukan on the spot. Setelah semua sudah diperiksa, pihaknya baru akan memeriksa tersangka yaitu mantan direktur Pertamina Foundation.
"Ya metodenya tetap dari bawah. Baru nanti klo sudah semua dari bawah-bawah ini diperiksa, barulah kita periksa yang bersangkutan," terangnya.
Lalu proyek ini berarti enggak sesuai dengan yg direncanakan?
"Ya kira-kira konstruksinya ada yang kesana ya. Ada berbagai motif yang kita dalami," jawab Golkar. (spt/dra)










































