2 Bulan Pasca Bencana, Evakuasi Korban Masih Berlangsung
Minggu, 27 Feb 2005 21:10 WIB
Banda Aceh - Meski sudah dua bulan gempa dan tsunami terjadi di Aceh, sampai Minggu (27/2/2005) evakuasi jenazah para korban masih terus dilakukan di sekitar pinggiran kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Sampai saat ini, perkiraan korban yang meninggal dan hilang mencapai sekitar 200 ribu jiwa lebih.Jenazah yang umumnya sudah hancur dan tak utuh ditemukan di bawah reruntuhan bangunan, di bawah batang-batang pohon besar dan juga di rawa-rawa. Seperti evakuasi yang dilakukan sejumlah relawan PMI di kawasan Lambaro Angan, Aceh Besar, Minggu (27/2/2005).Beberapa jenazah yang ditemukan hanya berupa kerangka. Meski begitu, terkadang kerangka-kerangka tersebut masih berbalut pakaian seperti celana jeans, yang dipakai para korban.Pekan lalu, PMI menargetkan proses evakuasi akan selesai akhir Februari ini. "Walau tidak bisa clear seratus persen, tapi proses evakuasi kita perkirakan akan sudah selesai," ujar Humas PMI NAD Eka Susila awal pekan lalu di Banda Aceh.Saat itu dikatakan Eka, evakuasi jenazah tinggal 10 persen lagi. "Umumnya proses evakuasi itu di sekitar kawasan yang belum dibersihkan," ungkapnya.Dari data yang dilansir awal pekan lalu, jumlah jenazah korban tsunami di Aceh yang telah ditemukan dan dievakuasi serta dikebumikan secara massal mencapai 123.142 orang. Sedangkan jumlah orang hilang diperkirakan sekitar 113.937 orang.Keberadaan orang-orang yang masih disebut hilang oleh para keluarganya ini, diperkirakan sebagian di antaranya telah meninggal, atau berada di lokasi pengungsian di luar Aceh.Sementara itu, sejumlah alat berat juga masih terus bekerja di kawasan-kawasan yang terkena bencana. Sejumlah warga juga terlihat masih membersihkan rumahnya dari lumpur dan sampah yang terbawa bersama gelombang tsunami.
(fab/)











































