Ahok Vs Sandiaga Uno, Siapa Paling Laku di Pilkada DKI?

Ahok Vs Sandiaga Uno, Siapa Paling Laku di Pilkada DKI?

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 09 Sep 2015 11:27 WIB
Ahok Vs Sandiaga Uno, Siapa Paling Laku di Pilkada DKI?
Foto: Foto: Detikcom/Rengga Sancaya
Jakarta - Incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sandiaga Uno digadang-gadang maju di Pilkada DKI Jakarta 2017. Keduanya siap bertarung menjadi best of the best for DKI I.

Ahok maupun Sandiaga memiliki banyak kelebihan dan kekurangan. Ahok mulai siap-siap maju lagi untuk DKI 1. Teman Ahok, begitu nama tim suksesnya, sudah bergerak mengumpulkan KTP untuk jaga-jaga bila tidak ada partai yang mengusung.

Ahok siap menghadapi penantang-penantangnya nanti.Β  Ia bahkan menyambut baik munculnya nama Sandiaga yang diusung Partai Gerindra menjadi calon gubernur DKI Jakarta. Ahok berharapΒ  siapapun kandidat yang nanti maju di Pilgub DKI 2017 harus berani transparan dan mampu menunjukkan semangat membangun Jakarta yang lebih baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Sandiaga yang tengah berada di Boston, Amerika Serikat, itu belum bisa memberi komentar karena tidak mengikuti perkembangan di Jakarta. Angin segar dari Gerindra ini disambut oleh para pendukung pengusaha nasional itu. Para simpatisan mulai bergerilya melalui media sosial.

Poster dukungan kepada Sandiaga pun disebar mulai sejumlah jejaring sosial seperti Facebook dan lainnya. Poster tersebut disebar oleh simpatisan yang mengatasnamakan Sahabat Sandiaga Uno (SSU) for DKI 1.


Berikut kisah Ahok Vs Sandiaga Uno:

1. Tunjukan Siapa Paling Laku

Foto: Ayunda Widyastuti Savitri
Ahok memastikan akan kembali bertarung pada Pilkada 2017. Ia mempersilakan siapapun untuk ikut bertarung dalam kontestasi kepala daerah tersebut. Namun Ahok berharap pemilihan digelar langsung.

"Waduh enggaklah. Saya lebih suka kalau mau ya DKI dipilih langsung. Kalau saya lebih baik dipilih rakyat dong. Supaya saya bisa tunjukkan sama Taufik kalau saya lebih laku daripada Taufik, kalau dia ikut (pilgub)," ucap Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Kamis (3/9/2015).

Ia lalu menjelaskan bahwa perubahan UU itu lebih pada konsep megapolitan yang pernah diusulkan dulu. Soal perolehan suara, ia menjelaskan bahwa UU telah mengatur pemenangnya haruslah memperoleh suara 50 persen ditambah 1 suara.

"Karena di seluruh Indonesia, UU mengatur kan udah nggak pakai 30 persen lagi tapi siapa yang tertinggi, dia jadi. Kecuali DKI yang masih 50 persen plus 1," ucapnya.

2. Ahok: Sandiaga Bukan Rival

Foto: Rachman Haryanto
Ahok yang akan kembali maju lagi menyambut baik jika pengusaha muda Sandiaga Uno itu mencalonkan diri.

"(Sandiaga Uno) dari dulu juga layak. Dulu juga sempat dicalonkan jadi Wakil Gubernurnya Pak Jokowi kok," ujar Ahok saat diminta tanggapannya oleh wartawan soal sosok Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2015).

Ahok menyambut baik apabila nanti Gerindra mengusung Sandiaga Uno. Dia bahkan tidak menganggap Sandiaga sebagai rival.

"Enggak ada rival-rival, bagi saya tuh lebih baik banyak orang yang dianggap bagus dan hebat untuk ikut. Supaya orang Jakarta punya pilihan," sambungnya.

"Jadi istilah bahasa kampungnya orang gitu ya, best of the best. Bukan good from the worst," kata Ahok.

Pesan Ahok kepada siapapun kandidat yang nanti maju di Pilgub DKI 2017, harus berani transparan dan mampu menunjukkan semangat membangun Jakarta yang lebih baik.

Sebelumnya, Edhy Prabowo menganggap Sandiaga Uno memiliki kualitas yang baik. Sehingga menurutnya, Sandiaga adalah calon alternatif yang pantas diusung oleh partainya kelak.

"Kalau dalam hal penentuan siapa yang diusung orang yang benar sejalan dengan partai. Sandiaga merupakan salah satu calon alternatif. Kalau dari kemampuan paling cocok punya latar belakang baik, ketokohan dan istri beliau berlatar Betawi," kata Edhy kepada detikcom usai menghadiri Silaturahmi Koalisi Merah Putih (KMP) di kantor PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015) malam.

3. Jawaban Sandiaga

Foto: Detikcom/Rengga Sancaya
Dari Boston Amerika Serikat, Sandiaga Uno menjawab soal namanya yang ramai disebut sebagai calon Gubernur Jakarta. "Saya masih di luar negeri, belum bisa kasih komentar karena tidak mengikuti perkembangan di Jakarta," kata Sandiaga saat dikonfirmasi detikcom, Senin (7/9/2015).

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan bahwa Sandiaga Uno memiliki kualitas yang baik dan pantas diajukan sebagai calon gubernur Jakarta.

"Secara prinsip kami mencari pemimpin yang baik untuk daerah. Kalau Pak Sandiaga digadang wajar. Saya sendiri sangat mendukung kalau beliau bersedia. Ini belum keputusan DPP loh ya, baru pendapat saya pribadi," ujar Waketum Gerindra Edhy Prabowo kepada detikcom usai menghadiri Silaturahmi Koalisi Merah Putih (KMP) di kantor PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015) malam.

Sandiaga, kata Edhy, merupakan salah satu calon alternatif untuk melawan Ahok di Pilgub DKI. "Kalau dari kemampuan paling cocok. (Sandiaga) punya latar belakang baik, ketokohan dan istri beliau berlatar Betawi," kata Edhy.

4. Pendukung Gerilya

Foto: Sahabat Sandiaga Uno
Pendukung Sandiaga Uno mulai bergerilya. Mereka menyebar poster.

"Secara prinsip kita mencari pemimpin yang baik untuk daerah. Kalau Pak Sandiaga digadang wajar. Saya sendiri sangat mendukung kalau beliau bersedia. Ini belum keputusan DPP loh ya, baru pendapat saya pribadi," ujar Waketum Gerindra Edhy Prabowo kepada detikcom usai menghadiri Silaturahmi Koalisi Merah Putih (KMP) di kantor PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015) malam.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik mengungkapkan ada beberapa alasan DPD Gerindra DKI menganggap Sandiaga sebagai cagub yang layak diajukan oleh partainya.Β  "Dia pintar, cerdas, sopan, muda. Dia orang sukses tapi lembut, enggak kasar," kata Taufik kemarin.

Angin segar dari Gerindra ini disambut oleh para pendukung pengusaha nasional itu. Para simpatisan mulai bergerilya melalui media sosial.

Poster dukungan kepada Sandiaga pun disebar mulai sejumlah jejaring sosial seperti Facebook dan lainnya. Poster tersebut disebar oleh simpatisan yang mengatasnamakan Sahabat Sandiaga Uno (SSU) for DKI 1.

Pilgub DKI Jakarta memang masih jauh, namun demikian sahabat Sandiaga Uno sepertinya sudah punya tagline sendiri. Tagline yang diusung adalah "Jakarta Setara".
Halaman 2 dari 5
(aan/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads