DetikNews
2015/09/09 09:58:32 WIB

Usulan Ahok Bubarkan IPDN, Dibela Menteri Siti Ditolak JK dan Alumni

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Halaman 1 dari 9
Usulan Ahok Bubarkan IPDN, Dibela Menteri Siti Ditolak JK dan Alumni Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Usulan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar IPDN dibubarkan menyulut kontroversi. Wapres Jusuf Kalla, Menko Puan, DPRD hingga alumni IPND ikut angkat bicara. Ini suara mereka.

Usulan itu disampaikan Ahok kepada Jokowi saat blusukan di perkampungan Ibu Kota pada Kamis 3 September 2015. Ahok menilai keberadaan IPDN yang selama ini menjadi motor birokrasi tak membuat pelayanan publik baik. Jika soal penerimaan PNS, Ahok mengatakan 'suplai' PNS bisa dari mana saja. Perusahaan swasta, polisi, TNI atau lulusan S1.

Ahok mengatakan tidak lagi memberi keistimewaan terhadap lulusan IPDN untuk menjadi PNS dengan kehadiran UU Aparatur Sipil Negara (ASN). UU ASN sudah bicara, swasta juga bisa tarik masuk menjadi PNS. Meski demikian, Ahok menyebut ada juga alumni IPDN yang kualitas kerjanya bagus dan pertahankan. Salah satunya adalah Wakil Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Edi Sumantri.

Nah, usulan Ahok mendapat tanggapan beragam. Wapres JK berpendapat IPDN tetap dibutuhkan untuk birokrasi. Sedangkan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menganggap usulan Ahok melanggar UU. Pendapat lain juga datang dari Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil hingga alumni IPDN.

Sedangkan Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya yang pernah menjadi Sekjen Kemendagri punya pendapat sama dengan Ahok. Ia bilang DKI sejak dahulu memang seperti merasa tak butuh IPDN.

Berikut suara mereka:
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed