"Jarak titik api ke warung milik warga sekitar 700 meter lagi, api membesar sehingga sulit dipadamkan karena lokasi yang berbukit dan terjal petugas pemadam kesulitan untuk langsung menjangkau ke lahan yang terbakar," tutur koordinator FKSD, Okih Fajri kepada detikcom, Selasa (9/9/2015).
Menurut Okih, ada 10 warung yang posisinya paling dekat dengan kobaran api sementara disepanjang bukit Habibie tak kurang dari 40 warung lain yang berjejer. Saat ini sejumlah pemilik warung diminta mengamankan barang berharga menjaga kemungkinan dilakukan evakuasi apabila api masih sulit untuk dipadamkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan, nyala api mulai berkobar sekitar pukul 21.30 WIB, kobaran api sempat mengarah ke arah puncak nyaris merembet ke Mess dan pemancar milik Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Namun tiba-tiba nyala api berubah arah dan turun ke bawah bukit dan mengarah ke sejumlah warung-warung tempat berjualan warga.
Sementara itu, besarnya nyala api dan kepulan asap yang berasal dari kebakaran di Puncak Bukit Habibie, terlihat hingga jarak belasan kilometer. Nyala api yang memerah terlihat berkobar kian membesar. (tfq/tfq)











































