Kedua bangunan itu berada tak jauh dari kobaran api, dua unit mobil Pemadam Kebakaran saat ini sudah berada disekitar lokasi. "Saat ini kami masih berjaga di sekita lokasi Mess IPTN, karena di balik bukit dan tempat ini adalah pemukiman warga," ujar Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri saat dihubungi detikcom.
"Tapi Alhamdulillah kalau ke atas (puncak) yang menuju ketempat ini api mulai mengecil meski tadi sempat berkobar dan mengarah kesini. Sekarang pemadaman diintensifkan di bawah kaki bukit karena ada warung dan ke akses menuju jalan raya, gerakan api membakar ke arah sana," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di bukit ini ada perkebunan singkong dan palawija milik warga, kemungkinan ada yang ikut terbakar," imbuhnya.
Bukit batu tersebut oleh masyarakat dinamai Puncak Habibie karena di lokasi itu pernah didatangi oleh Habibie yang saat itu masih aktif di IPTN, selain mess dan pemancar juga terdapat villa tempat peristirahatan. (tfq/tfq)











































