"Merevisi, mengusulkan UU itu merupakan hak dari anggota. Tapi kalau itu terjadi, kita akan kembali tidak produktif," kata Ketua DPP Golkar, hasil Munas Bali, Tantowi Yahya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2015).
Tahun lalu, DPR sempat terbelah gara-gara berebut posisi pimpinan alat kelengkapan dewan. Setelah UU MD3 direvisi, baru suasana lebih adem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan mengalami kegaduhan-kegaduhan yang usianya pasti tidak akan pendek dan itu akan mengganggu kinerja kita khususnya legislasi," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR ini.
Tantowi berharap DPR lebih fokus pada penyelesaian Prolegnas 2015 dibanding merevisi UU lagi. Kegaduhan sudah pasti akan terjadi bila wacana ini dilanjutkan.
"Kegaduhan politiknya sudah bisa dikalkulasi jadi sangat tidak produktif," ucap Tantowi. (imk/tor)










































