"Kami membentuk satu tim beranggotakan tujuh orang untuk mencari tahu keberadaan muncikari tersebut," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete kepada wartawan, Selasa (8/9/2015).
Takdir mengatakan, dua muncikari itu adalah YY dan BS. BS lah yang bertindak sebagai muncikari AS. BS pula yang menjadi pemegang kunci grup Princess yang berisi perempuan-perempuan yang bisa ditawarkan. BS kenal dengan YY yang juga menjajakan perempuan lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lokasinya antara Semarang dan Yogya," lanjut Takdir.
![]() |
"Kami target tiga hari bagi tim untuk menangkap mereka," kata Takdir.
Mengenai AS, Takdir mengatakan bahwa AS masih berada di Surabaya. AS masih dibutuhkan oleh polisi. Keterangan AS yang dalam kasus ini berstatus sebagai korban masih dibutuhkan.
Senin (7/9) kemarin AS datang ke Polrestabes Surabaya. Dia datang untuk melakukan wajib lapor yang harus dilakukannya setiap Senin dan Kamis.
"Kami masih memerlukan bantuan dari AS, terlebih apabila YY dan BS tertangkap," tandas Takdir. (iwd/try)











































