"Saat ini ponpes memiliki peran yang strategis untuk menciptakan kerukunan di antara umat beragama. Pondok pesantren juga punya peran besar dalam menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag Maasim yang membacakan pesan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2015).
Proses peletakan batu pertama pembangunan pesantren (Yudhistira/detikcom) |
Maasim menjelaskan, Menag berhalangan hadir dalam peletakkan batu pertama Pondok Pesantren Daarul Rahman karena harus memenuhi undangan DPR RI. Dia juga menyampaikan permohonan maaf dari Menag.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menang juga menyampaikan bahwa pesantren harus mampu menghasilkan para cendikiawan dan juga ilmuwan. Selain itu, pondok pesantren saat ini berkontribusi dalam perekonomian Indonesia.
Proses peletakan batu pertama pembangunan pesantren (Yudhistira/detikcom) |
"Pesantren itu bukan saja harus menghasilkan para ahli-ahli doa namun juga para cendikiawan serta ilmuwan. Saat ini juga ponpes sangat berkontribusi dalam perekonomian Indonesia," ucapnya.
Setelah itu, didampingi mantan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, mantan KSAL Laksamana Madya (Purn) Marsetio, dan Ketua Pondok Pesantren Daarul Rahman KH Syukron Makmun, Dirjen Bimas Islam Maasim meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan.
"Dengan membaca basmallah, bismillahirahmanirahim, peletakkan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Daarul Rahman dimulai" tuturnya. (yds/hri)












































Proses peletakan batu pertama pembangunan pesantren (Yudhistira/detikcom)
Proses peletakan batu pertama pembangunan pesantren (Yudhistira/detikcom)