DPR RI periode 2014-2019 dilantik pada 1 Oktober 2014. Puan dan Tjahjo ikut dalam pelantikan itu. Puan terpilih sebagai wakil rakyat dari dapil Jawa Tengah V, sedangkan Tjahjo dari dapil Jawa Tengah I.
Kabinet Kerja terbentuk setelahnya, tepatnya 26 Oktober 2014. Puan dan Tjahjo juga ikut dalam pelantikan itu. Puan terpilih menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Tjahjo terpilih sebagai Menteri Dalam Negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puan dan Tjahjo berulang kali menyatakan sudah mengirim surat pengunduran diri. Soal alasan mengapa keduanya belum diganti, baik Puan dan Tjahjo punya jawaban sama, tanyakan ke partai.
"Ya tanya ke partai," kata Tjahjo di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2015).
Ditanya ke Fraksi PDIP DPR, belum ada jawaban pasti. Ketua Fraksi PDIP DPR Olly Dondokambey beralasan masih mencari pengganti yang tepat untuk kedua menteri itu.
"Kita harus lihat siapa penggantinya, partai kan punya mekanisme. Kita harus lihat, siapa yang bermanfaat untuk partai, tidak bisa sembarangan," kata Bendum PDIP Olly Dondonkambey di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2015).
Selain Puan dan Tjahjo, ada juga Pramono Anung yang masuk kabinet belakangan sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto pada 12 Agustus bulan lalu. Pramono yang awalnya anggota DPR juga telah mengundurkan diri, namun hingga kini PDIP juga belum mengurus pengunduran diri eks Sekjen PDIP itu.
Belum digantinya Puan dan Tjahjo menjadi perhatian, karena, untuk nama lain PDIP cepat melakukan pergantian. Salah satunya adalah pengganti Adriansyah yang ditangkap KPK saat kongres PDIP di Bali pada April 2015 lalu, sudah ditunjuk dan dilantik menjadi anggota DPR.
Pengganti Puan, Tjahjo, dan Pramono seharusnya adalah caleg di dapil yang sama dengan perolehan suara di bawahnya. Soal pengganti Puan memang agak berbeda. Peraih suara terbanyak di bawahnya adalah Darmawan Prasojo, namun dia kini menjabat sebagai deputi kantor staf kepresidenan.
Seperti Puan dan Tjahjo, Pramono juga menegaskan sudah mengajukan pengunduran diri. Kalaupun prosesnya belum tuntas dia minta ditanyakan ke internal DPR. Namun satu yang jelas, kata Pramono, dirinya sudah tak menerima gaji dari DPR.
"Sudah nggak ada," ujarnya. (tor/van)











































