Siang ini, Zulkifli Hasan Antar Rasio-Lucy Daftar ke KPU Surabaya

Pilwalkot Surabaya

Siang ini, Zulkifli Hasan Antar Rasio-Lucy Daftar ke KPU Surabaya

Muhammad Aminudin - detikNews
Selasa, 08 Sep 2015 12:47 WIB
Siang ini, Zulkifli Hasan Antar Rasio-Lucy Daftar ke KPU Surabaya
Foto: M Aminudin
Malang - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan siang ini menuju Surabaya untuk mendampingi Rasiyo-Lucy mendaftar ke KPUD Surabaya sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Periode 2015-2018.

"Siang ini saya akan ke KPUD, antar calon yang kami usung yakni Pak Rasiyo-Lucy," kata Zulkifli di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (8/9/2015).

Zulkifli mengaku, dirinya akan bersama Sekjen PAN dan pengurus partai lain saat mendampingi pendaftaran nanti. "Saya bersama Sekjen juga," aku dia.

Menurut dia, langkah ini sebagai bagian politik kebangsaan agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran dan menunjukkan PAN serius dalam penyelenggaraan Pilkada Surabaya. "Mudah-mudahan ini tidak menjadi keraguan dari pihak manapun," jelasnya.

Zulkifli membantah adanya kabar dirinya akan bertemu dengan Tri Rismasharini calon diusung PDIP juga Walikota Surabaya. "Siapa mau ketemu Bu Risma? Saya mau ke KPUD siang ini," kilah dia.

Seperti diketahui, saat mendaftarkan pasangan calonnya bersama Partai Demokrat, dua kali PAN gagal. Pada 3 Agustus lalu, pasangan Dhimam Abror-Haries Purwoko batal mendaftar karena Haries yang mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat menghilang usai izin ke toilet.

Kemudian tanggal 11 Agustus, Demokrat dan PAN yang mengusung Rasiyo-Abror juga gagal menjadi pesaing Risma-Whisnu, karena pada 30 Agustus lalu, KPU mengumumkan berkas pendaftaran Abror tidak memenuhi syarat (TMS), dan KPU terpaksa membuka kembali pendaftaran yang kali keempatnya pada 8 hingga 10 September.

Demokrat-PAN memasang pasangan Rasiyo-Lucy, yang sama-sama direkomendasi oleh DPP Partai Demokrat. Kali ini, PAN hanya sekadar partai pelengkap kuota 10 kursi untuk bisa mengusung calon sendiri. PAN memiliki empat kursi dan Demokrat, enam kursi. (bdh/try)


Berita Terkait