Pelantikan digelar di Aula Lantai 7 Gedung BNN, Jl MT Haryono, Jakarta Timur, mulai pukul 09.00 WIB. Buwas tampak rapi dengan jas dan peci hitam, serta dasi motif oranye.
Sebelum acara dimulai, ia tak lupa menebar senyum kepada awak media. Acara dimulai saat Kapolri masuk ke tempat upacara dan bertindak sebagai pembina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa saya akan setia dan taat kepada NKRI. Bahwa saya akan memegang rahasia sesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintahnya harus saya rahasiakan," tutur Buwas mengikuti perkataan Kapolri.
Hanya saja, pada bagian akhir-akhir, Buwas sempat salah dan Badrodin harus mengulangi ucapannya sampai 3 kali.
"Bahwa saya tidak akan menerima hadiah atau pemberian berupa apa saja, dari siapapun juga yang saya tahu atau patut dapat mengira," tutur Badrodin.
"... yang saya tahu atau patut mengira" ujar Buwas.
"Saya ulangi 'yang saya tahu atau patut dapat mengira'," ulang Badrodin. Ia mengulanginya sampai 3 kali.
Saat dikonfirmasi usai pelantikan, Buwas menyebut kesalahan tersebut bukan karena grogi, tapi kalimatnya memang mirip dan terlalu panjang.
"Nggak ada grogi, kata-katanya mirip saja. Nggak ada grogi, itu karena terlalu panjang dan mirip," ujar Buwas.
(rna/mok)











































