Para mantan menteri dan pimpinan lembaga yang hadir yakni mantan Menhub Evert Ernest Mangindaan, mantan Mendikbud M Nuh, mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, mantan Menpora Roy Suryo, mantan Kapolri Jenderal (purn) Timur Pradopo dan Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono.
Dalam paparannya, SBY menyampaikan pandangannya terkait kondisi global dan kawasan. SBY juga berbicara pandangannya tentang Indonesia dalam jangka panjang 30-70 tahun mendatang
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita beri kesempatan kepada Presiden Jokowi dan pemerintahannya dan kita beri bantuan agar senantiasa sukses," imbuhnya.
SBY mengatakan, saat ini perekonomian Indonesia tengah mengalami ancaman yang cukup serius. Namun ia yakin Indonesia dapat melewati semua ini dan kembali bangkit meningkatkan perekonomian.
"Menjadi negara maju bukan opsi, tapi pilihan. And failure is not an option. Bahwa dalam perjalanannya ada up and down, kadang kita gagal, kadang jalan di tempat, it could be. Tapi pada akhrnya kita akan berhasil," ujarnya.
Presidential Lecture merupakan agenda bulanan Lemhannas selama tahun 2015. Acara ini diadakan sepanjang tahun dalam rangka memperingati 50 tahun Lemhannas. Sebelumnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri telah menyampaikan pidatonya. Hingga berita ini diturunkan, pidato SBY masih berlangsung.
(khf/mok)











































