Sakit dan Terpapar Asap, Seperti ini Nasib Pasien RS Pekanbaru

Sakit dan Terpapar Asap, Seperti ini Nasib Pasien RS Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 07 Sep 2015 19:04 WIB
Sakit dan Terpapar Asap, Seperti ini Nasib Pasien RS Pekanbaru
Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Pekanbaru - Inilah kondisi pasien dari berbagai penyakit yang rawat inap di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Mereka umumnya tidak mengenakan masker di tengah kabut asap yang melanda Riau.

RS Arifin Achmad ini berada di Jl Diponegoro Pekanbaru di bawah naungan Pemprov Riau. Rumah sakit terbesar di Pekanbaru ini, tak luput dari kepungan asap imbas kebakaran hutan dan lahan yang saat ini terjadi.

RS ini terbagi dari beberapa kelas, dari ruangan hanya bermodalkan kipas angin, sampai ruangan ber AC.

Asap pekat dirasakan para pasien. Namun mereka tentunya juga tidak bisa berbuat banyak, terutama yang berada di kelas II, tanpa AC. Banyak pasien dari berbagai penyakit, tidur dengan ruangan terbuka. Pintu depan dan belakang ruangan dibiarkan menganga. Asap pun turut menyesakkan dada.

"Belum ada dikasih masker oleh pihak rumah sakit. Kakak saya yang mengalami sakit kanker payudara di rumah sakit ini," kata Ny Nuria yang menjaga kakaknya lagi sakit dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (7/9/2015).

Pantauan di lokasi, hampir semua pasien yang ada tidak mengenakan masker. Cerita seorang pasien patah tulang, dia mengaku sebenarnya pusing menghirup asap. Apalagi ruangannya hanya mengandalkan kipas angin.

"Ya pusing juga menghirup asap ini. Tapi kami belum ada dibagikan masker dari pihak rumah sakit," kata pasien yang minta namanya tidak ditulis.

Namun demikian, sejumlah petugas di RSUD Arifin Achmad sebagian terlihat mengenakan masker. Para perawat dalam melayani pasien di ruangan Cendrawasih tampak mengenakan masker. Pun demikian, masih banyak juga perawat, Satpam tanpa mengenakan masker.

Dirut RSUD Arifin Achmad, Dr Nuzeli kepada detikcom menjelaskan, bahwa semua ruangan tak luput dari asap.

"Ruangan ber-AC sekalipun tak luput dari asap, sebab ketika membuka pintu, sedikit banyaknya asap tetap bisa masuk. Apalagi ruangan tanpa AC," kata Nuzeli.

Pihak RSUD Arifin Achmad sebenarnya sudah menginstruksikan baik pasien dan perawat atau petugas rumah sakit untuk mengenakan masker selama kabut asap.

"Ruangan pasien kami juga tak luput dari asap. Kita tengah mengajukan masker ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau agar bisa kami bagikan kepada pasien," kata Nuzeli.

Nuzeli mengharapkan, agar permohonan meminta masker segara terealisasi. "Semoga saja masker tersebut dapat segera kami terima untuk dibagikan kepada pasien," tutup Nuzeli. (cha/try)


Berita Terkait