"Silakan saja, kalau memang itu dianggap terbaik oleh Presiden Jokowi dan kepentingan bangsa, negara dan rakyat, silakan. Bagi kita tidak ada masalah dikurangi atau apa," kata Ketua DPP Hanura Sarifuddin Sudding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).
Sudding menurutkan bahwa perombakan kabinet adalah hak dan kewenangan presiden, termasuk bila ada reshuffle kabinet jilid II. Menurutnya, Hanura pun akan legowo bila itu untuk kepentingan bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap ini berbeda dengan PKB yang menolak jatah kursinya dikurangi. PKB menyarankan kursi menteri lain saja yang digusur.
"Kalau tanya ke saya, saya bilang tidak ikhlas. Kalau mau geser, geser yang lainlah," kata Ketua DPP PKB Lukman Edy kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2015).
Saat ini Hanura punya dua menteri di Kabinet Kerja, yaitu MenPANRB Yuddy Chrisnandi dan Menteri Perindustrian Salih Husein. (imk/tor)











































