"Saya kaget, api tiba-tiba besar. Waktu itu lagi nonton TV," terang Eni sambil menitikan air mata di lokasi, Senin (7/9/2015).
Eni buru-buru mengangkut TV dan baju-bajunya. Anak-anaknya sudah berada di luar, dan dia meminta mereka menjauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eni mengaku tak tahu harus tidur di mana. Yang bisa dia lakukan menumpang tidur di lapak temannya, bersama anak-anaknya.
Eni menyebut kebakaran muncul dari lapak rongsokan besi, sekitar pukul 14.00 WIB. Api begitu cepat melalap puluhan lapak pemulung. 17 Mobil pemadam berhasil memadamkan api.
(dra/dra)











































