Kejadian ini terjadi saat pimpinan MKD menerima laporan Adian cs terkait kehadiran Setya Novanto dan Fadli Zon di acara jumpa pers Donald Trump.
Saat itu, satu per satu pelapor, mulai dari Maman Imanulhaq (PKB), Budiman Sudjatmiko (PDIP) dan Diah Pitaloka (PDIP) diberi kesempatan menyampaikan pengantar pelaporan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah saat itu, Adrian nyeletuk agar laporan mereka ditindaklanjuti oleh MKD. Kalau perlu hingga memanggil Donald Trump.
"Termasuk memanggil Donald Trump," ucap Adrian melalui pengeras suara.
Ucapannya ini membuat pimpinan MKD tertawa dengan celetukan ini sambil menjawab, "Termasuk ya kalau diputuskan untuk dipanggil. Atau bisa saja juga kita yang ke sana," jawab Surahman sekenanya.
![]() |
Usai pertemuan, Surahman yang ditanya wartawan soal pemanggilan itu hanya tersenyum. Menurutnya, ia belum bisa memastikan tindakan yang akan diambil karena harus menganalisis laporan dan bukti-bukti diberikan pada MKD.
"Ya nanti kita lihat mana yang paling efektif," ucapnya. (mnb/tor)












































