Pasang Spanduk Pesan Jenderal Hoegeng, ICW Beri Dukungan ke Komjen Anang

Pasang Spanduk Pesan Jenderal Hoegeng, ICW Beri Dukungan ke Komjen Anang

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Senin, 07 Sep 2015 16:48 WIB
Pasang Spanduk Pesan Jenderal Hoegeng, ICW Beri Dukungan ke Komjen Anang
Foto: Yudhistira AS
Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) memasang spanduk yang berisi pesan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng. Kutipannya, 'Saya Polisi, Bukan Politisi'. Spanduk itu terpasang dalam jumpa pers ICW menyikapi penunjukan Komjen Anang Iskandar sebagai Kabareskrim.

Hoegeng dikenal sebagai polisi bersih. Namanya harum dan melegenda. Bahkan dipuji mantan Presiden Abdurrahman Wahid sebagai polisi jujur. Hoegeng telah berpulang, dan harapan muncul akan lahirnya Hoegeng Hoegeng baru.

"Pengganti Komjen Budi Waseso atau Buwas sudah tepat untuk mengembalikan citra Polri dan pemerintah dan Komjen Anang sebagai kepala Bareskrim baru harus tetap fokus dalam pemberantasan korupsi," ujar peneliti ICW Lalola Easter di kantor ICW, Jl Kalibata Timur, Jaksel, Senin (7/9/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Easter mengungkap kritiknya pada Komjen Buwas yang selesai menjabat sebagai Kabareskrim, Buwas belum juga melaporkan LHKPNnya. Dan menurutnya ini bertentangan dengan UU 28 tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi.

"Buwas sebagai penyelenggara hingga hari ini tidak mau melaporkan LHKPN," lanjutnya.

"Hal ini bertentangan dengan UU 28 tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi," tambahnya.

Sebelumnya, Buwas mengatakan bahwa mengisi LHKPN tidaklah mudah. Blanko yang harus dia isi cukup tebal. "Banyak. Tebal begini. Itu harus diisi secara jujur. Ratusan lembar. Blangko LHKPN itu tidak sederhana. Banyak sekali," kata Buwas di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (29/6). (yds/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads