PKB: Novanto Cs Bisa Digunakan Donald Trump Menggaet Pemilih Muslim AS

PKB: Novanto Cs Bisa Digunakan Donald Trump Menggaet Pemilih Muslim AS

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Senin, 07 Sep 2015 16:19 WIB
PKB: Novanto Cs Bisa Digunakan Donald Trump Menggaet Pemilih Muslim AS
Foto: Indah Mutiara Kami
Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR akhirnya menerima PDIP Cs yang melaporkan Setya Novanto dan Fadli Zon yang hadir dalam kampanye capres AS, Donald Trump. Mereka berharap MKD akan memproses pengaduan ini dengan pemanggilan keduanya.

"Kami ingin melakukan pelaporan dan sebaiknya dirapatkan sebagai bentuk pertanggungjawaban pimpinan yang dianggap merendahkan rakyat karena menghadiri acara kampanye salah satu calon presiden AS. Tidak hanya secara nasional tapi juga jadi perbincangan dunia internasional," kata politisi PDIP Diah Pitaloka saat bertemu dengan pimpinan MKD di ruang MKD DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Diah datang bersama Maman Imanulhaq (PKB), Charles Honoris (PDIP), Adian Napitupulu (PDIP) dan Budiman Sudjatmiko (PDIP). Mereka menyampaikan kekecewaannya atas kehadiran Setya Novanto dan Fadli Zon dalam acara kampanye Donald Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Maman menilai, kehadiran Setya Novanto akan dijadikan Donald Trump sebagai 'senjata' untuk menggaet pemilih Indonesia di sana. Padahal,Β  Donald Trump disebutnya sebagai sosok yang rasis dan anti Islam. Kehadiran pejabat dari negara dengan umat muslim terbesar dunia bisa dijadikan senjata menggaet pemilih muslim AS.

"Saya yakin kehadiran itu akan digunakan untuk suara pemilih muslim. Itu dimanfaatkan dengan baik oleh Donald," ucapnya.

Setelah curhat, mereka lalu menyerahkan dokumen berupa foto, rekaman, surat pelaporan sebagai bagian dari mekanisme pelaporan.

MKD sebelumnya sudah melakukan rapat tertutup untuk membahas soal ini secara tertutup. Pembahasan ini dilakukan menyusul banyaknya kecaman pada kehadiran kedua pimpinan DPR tersebut di acara kampanye DT.

(mnb/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads