Anggota Wantimpres Beri Pendapat Soal RJ Lino Hingga Komjen Buwas

Anggota Wantimpres Beri Pendapat Soal RJ Lino Hingga Komjen Buwas

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 07 Sep 2015 16:13 WIB
Anggota Wantimpres Beri Pendapat Soal RJ Lino Hingga Komjen Buwas
Foto: Taufiq/detikcom
Jakarta - Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto mengkritik tindakan Direktur RJ Lino yang mengadu ke Menteri soal penggeledahan perusahannya oleh Bareskrim. Jika kasus Pelindo masuk penyelidikan maka wajib diteruskan.

"Tapi bahwa seorang itu reaksinya langsung telepon kanan-kiri itu seperti negara ini punya siapa ya," ujar Sidarto usai bertemu Wapres JK di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Senin (7/9/2015).

"Tapi seorang Dirut sampai main telpon-telepon itu saya sayangkan. Saya sayangkan tidak boleh itu ya," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, menelepon seorang menteri saat menghadapi suatu kasus amat tidak baik. "Men-downgrade kewibawaan pemerintah. Ndak Boleh," terangnya.

Sidarto beranggapan kasus Pelindo yang saat ini udah masuk dalam tingkat penyidikan sebaiknya diteruskan dari penyelidikan ke penyidikan. "Itu memang melalui SPDP, itu harus going on," terangnya.

Dirinya mengatakan saat menjabat sebagai Kapolda dirinya tidak pernah melakukan intervensi, bahkan hingga tingkat Polres.

"Kalau dia on the right track, kalo dia mainkan perkara baru kita tegur atau kita bahkan copot. Kalau so far dia profesional kita going on," ucapnya.

Menanggapi pergantian posisi Komjen Budi Waseso (Buwas), Sidarto menyebut apa yang didapatkan Budwas saat ini adalah promosi atas kinerjanya. "Beliau promosi kan. Promosi," kata Sidarto.

(fiq/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads